Mewujudkan Pengadilan Agama Wonogiri yang mandiri, bermartabat, dan profesional dalam pelaksanaan tugas , fungsi dan wewenangnya

PILIH BAHASA

Tautan



WASKAT PDF Cetak Email
Ditulis oleh TIM IT Pengadilan Agama Wonogiri   
Jumat, 12 Oktober 2012 09:24

PELAKSANAAN PENGAWASAN MELEKAT (WASKAT) PENGADILAN AGAMA WONOGIRI

I. PENDAHULUAN

A. Hakim Pengawas Bidang

Pengawasan Melekat (Waskat) termasuk dalam kegiatan Pengawasan Internal. Sedangkan Pengawasan Internal adalah pengawasan dari dalam lingkungan peradilan sendiri yang mencakup 2 (dua) jenis pengawasan yaitu pengawasan melekat dan pengawsan fungsional.

Pengawasan melekat adalah serangkaian kegiatan sebagai pengendalian secara terus menerus terhadap kinerja peradilan, telah dilakukan oleh atasan langsung terhadap bawahannya secara preventif dan represif agar pelaksanaan tugas bawahan tersebut berjalan secara efektif dan efisien sesuai dengan rencana kegiatan dan peraturan yang berlaku. Sedangkan  pengawasan fungsional adalah pengawasan yang dilakukan oleh aparat pengawasan yang ditunjuk untuk melaksanakan tugas tersebut dalam satuan kerja tersendiri.

Untuk melaksanakan pengawasan internal di Pengadilan Agama Wonogiri telah ditunjuk Hakim Pengawas Bidang dengan Surat Keputusan Ketua Pengadilan Agama Wonogiri tentang Hakim Pengawas Bidang dengan Surat Keputusan Nomor : W11-A26/2872/PS.01/IX/2012 tanggal 02 Januari 2012, tentang Hakim Pengawas Bidang dengan sususan sebagai berikut :

 

NO

NAMA

JABATAN

PENGAWAS BIDANG

1

Drs. Musaddad Zuhdi, M.H.

Ketua

 

Koordinator  Pengawas

 

2

Drs. Moh. Mukti

Wakil Ketua

 

Minutasi Perkara dan Kearsipan Perkara

3

Miftahul Huda

Hakim

Urusan Ortala dan Kepegawaian

4

Drs. Moh. Aries, M.H.

Hakim

Urusan Umum Keuangan

5

Drs. Makali

Hakim

Proses Penerimaan Perkara

6

Dra. Hj. Dhurrotul Lum'ah. MH.

Hakim

Register Perkara

7

Dra.Nur Habibah

Hakim

Laporan Perkara

8

Sutikno, S.Ag., M.H.

Hakim

Laporan Perencanaan dan Keuangan DIPA

9.

Sutikno, S.Ag., M.H.

Hakim

Keuangan Perkara

 

B. Dasar Pelaksanaan Pengawasan

1. Undang-Undang Nomor 48 Tahun 2009 tentang Kekuasaan Kehakiman.

2. Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1989 tentang Peradilan Agama yang telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 3 tahun 2006 perubahan kedua Undang-Undang Nomor 50 Tahun 2009.

3. KMA/032/SK/IV/2007 tentang Pedoman Pelaksanaan Tugas dan Administrasi Peradilan Buku I dan Buku II (edisi revisi).

4. KMA/145/SK/VIII/2007 tanggal 29 Agustus 2007 tentang Buku IV Pedoman Pelaksanaan Pengawasan Lingkungan Badan-Badan Peradilan.

5. Surat Keputusan Ketua Pengadilan Agama Wonogiri Nomor : W11-A15/52/Ps.01/I/2012 tanggal 2 Januari 2012 tentang Hakim Pengawas Bidang.

C. Ruang Lingkup

Ruang lingkup pengawasan meliputi :

1. Administrasi perkara

2. Administrasi persidangan

3. Pengelolaan keuangan

4. Pengadaan barang dan jasa

5. Laporan Keuangan dan Laporan Barang Milik Negara

6. Administrasi Umum

7. Kinerja pelayanan publik

D. Tujuan Pengawasan

1. Untuk memantau pelaksanaan menajemen secara baik dan benar.

2. Untuk menciptakan kondisi yang mendukung kelancaran, kecepatan dan ketepatan pelaksanaan tugas pokok dan fungsi peradilan.

3. Memberi masukan berupa temuan-temuan fakta permasalahan-permasalahan yang terdapat di lapangan, memberikan pertimbangan dan rekomendasi kepada atasan sebagai bahan untuk menindaklanjuti dalam mengambil keputusan.

E. Metode

1. Mempelajari hasil pemeriksaan yang telah dilakukan oleh pengawas sebelumnya kemudian melihat tindaklanjutnya.

2. Memeriksa seluruh buku register, seluruh buku jurnal, buku induk keuangan perkara dengan cara mengamati apakah cara pengisian sudah sesuai dengan buku Pedoman Pelaksanaan Tugas-Tugas dan Administrasi Pengadilan Buku II.

3. Melakukan pemeriksaan terhadap laporan keuangan dan barang milik negara.

4. Pengawasan dilaksanakan secara reguler dan tiap triwulan dibuat laporan secara tertulis serta diadakan rapat evaluasi di bawah koordinator Wakil Ketua Pengadilan Agama Kudus.

II. HASIL PENGAWASAN DAN PEMBINAAN

A. Hasil Pengawasan

Hasil pengawasan yang telah dilaksanakan setiap triwulan (tiga bulan) kemudian dievaluasi dalam rapat Hawasbid dengan Pimpinan. Temuan-temuan yang didapatkan lalu dimusyawarahkan untuk mencari jalan keluar dengan masukan-masukan dari Pimpinan. Tindak lanjut segera dilakukan agar supaya tidak ada lagi kesalahan-kesalahan di kemudian hari.

B. Pembinaan

Kegiatan Pembinaan dilaksanakan terhadap para pegawai Pengadilan Agama Wonogiri baik pembinaan reguler maupun pembinaan atas pelanggaran disiplin.

Pembinaan reguler meliputi bidang teknis yustisial, administrasi, kajian-kajian, kerohanian, oleh raga dan dharmayukti karini, dengan jadwal kegiatan sebagai berikut :

 

NO

HARI/TANGGAL

JAM

KEGIATAN

TEMPAT

PESERTA

KOORDINATOR

1

2

3

4

5

6

7

1

Setiap Jum’at

07.00-08.00

Senam Kesehatan Jasmani

Halaman Kantor

Seluruh Pegawai

Sekretaris

2

Jum’at Pertama

08.00-09.30

Rapat bulanan

Ruang Rapat

Seluruh pegawai

Sekretaris

3

Jum’at Kedua

09.00-11.00

Dharmayukti Karini

PA/PN

Anggota DYK

Sri Supini

4

Jum’at ketiga

09.00-11.00

Bedah berkas (masalah tehnis)

Ruang Rapat

Pimpinan dan Hakim

Wakil Ketua

5

Jum’at keempat

09.00-11.00

Pembinaan teknis administrasi

Ruang Rapat

Seluruh pegawai

Panitera

6

Minggu Pertama (hari menyesuai kan)

08.30-09.00

Pembinaan Umum

Ruang Rapat

Seluruh pegawai

Wakil Ketua

7

Minggu Kedua (hari menyesuai kan)

 

08.00-09.30

Pembinaan Pegawai Honor

Ruang Rapat

Seluruh pegawai Honor

Sekretaris

 

III.PENUTUP

1. Kesimpulan

Dari pemeriksaan hawasbid terhadap beberapa aspek pemeriksaan yang meliputi administrasi perkara, administrasi persidangan, pengelolaan keuangan, pengadaan barang dan jasa, laporan keuangan dan laporan barang milik negara sebagaimana tersebut di atas, maka lalu disimpulkan apakah secara umum Pengadilan Agama Wonogiri telah dapat melaksanakan tugas-tugasnya sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku, meskipun masih ada beberapa hal yang harus diperbaiki sebagaimana temuan dan saran tindak lanjut yang telah disebutkan di atas.

2. Rekomendasi

Kepada seluruh pejabat dan pegawai Pengadilan Agama Wonogiri yang terkait agar dapat menindaklanjuti saran-saran tindak lanjut dari hawasbid.

 

 

 

 

LAST_UPDATED2